Saat meliput ke Bali, aku pulang terlebih dahulu dibanding rekan-rekan wartawan lainnya. Saat perjalanan lewat darat dari Pantai Lovina, Buleleng, menuju Bandara Ngurah Rai, kendaraanku disopiri oleh seorang warga Bali yang aku panggil Pak Yus.
Menurut cerita Pak Yus, ia memang terbiasa mengantarkan tamu untuk keliling Bali setiap hari. Saat perjalanan menuju Bandara, Pak Yus juga dengan lihai mengisahkan berbagai tempat menarik yang kita lewati di Pulau Dewata tersebut, seperti Danau Buyan yang memiliki banyak kisah unik seputar banyaknya monyet di tempat itu yang tidak takut dengan kehadiran manusia, dan juga kisah tentang Gunung Agung dan Gunung Batur yang pernah dipanjatinya bersama sejumlah turis dari negara asing.
Just my life in a spontaneous writing/ but don't trust that seeing is believing/ cause I just learned one thing/ the universe is always changing :)
Minggu, 25 September 2011
Rabu, 21 September 2011
LOVINA-BALI
Bulan setengah menggantung di atas Pantai Lovina
Warnanya yang temaram menggurat sendu mendera
Langit malam berhiaskan ribuan bintang nan bercahaya
Berharap engkau juga dapat melihat nun jauh di sana
Warnanya yang temaram menggurat sendu mendera
Langit malam berhiaskan ribuan bintang nan bercahaya
Berharap engkau juga dapat melihat nun jauh di sana
Senin, 19 September 2011
UPDATE-DUA PEKAN PASCAOPERASI; LUKA KERING
Luka bekas operasi cantengan yang kulakukan di Puskesmas sudah mulai mengering, alhamdullillah. Tetapi daging tempat bekas kuku yang telah dicabut itu kini menjadi hitam, mungkin karena tercampur pula dengan warna obat merah yang kerap kuberikan beberapa kali dalam sehari.
Selain itu, di daging kaki bagian samping yang dulu tertusuk oleh bagian kuku yang cantengan terdapat sejumlah bekas cairan putih yang telah mengeras. Mungkin itu adalah nanah akibat tusukan kuku cantengan yang kini juga telah mengering dan mengeras, sehingga bisa aku angkat juga secara perlahan-lahan.
Selain itu, di daging kaki bagian samping yang dulu tertusuk oleh bagian kuku yang cantengan terdapat sejumlah bekas cairan putih yang telah mengeras. Mungkin itu adalah nanah akibat tusukan kuku cantengan yang kini juga telah mengering dan mengeras, sehingga bisa aku angkat juga secara perlahan-lahan.
KALA PENGAMEN BUS KOTA JADI PEGAWAI KEDUBES
Nasib orang memang tak gampang ditebak.
Pada Jumat (16/9) lalu, saat perjalanan pulang naik bus Kopaja AC S 13 (Ragunan-Slipi), aku bertemu dengan seseorang perempuan yang memakai baju safari berwarna hijau gelap. Awalnya aku tidak mengenalinya, tetapi setelah melihat secara seksama, aku baru menyadari bahwa dia adalah orang yang dulu kerap mengamen di bus kota Patas AC 16 (Rawangun - Lebak Bulus).
Kami pun bertegur sapa karena memang sebelumnya telah beberapa kali mengobrol. Ternyata sang pengamen itu, sebut saja Jen, saat ini telah menjadi seorang pegawai kedutaan besar Belanda di Jakarta. "Saya menjadi sopir di sana," kata Jen yang memang memiliki perawakan macho hingga agak seperti lelaki ini.
Pada Jumat (16/9) lalu, saat perjalanan pulang naik bus Kopaja AC S 13 (Ragunan-Slipi), aku bertemu dengan seseorang perempuan yang memakai baju safari berwarna hijau gelap. Awalnya aku tidak mengenalinya, tetapi setelah melihat secara seksama, aku baru menyadari bahwa dia adalah orang yang dulu kerap mengamen di bus kota Patas AC 16 (Rawangun - Lebak Bulus).
Kami pun bertegur sapa karena memang sebelumnya telah beberapa kali mengobrol. Ternyata sang pengamen itu, sebut saja Jen, saat ini telah menjadi seorang pegawai kedutaan besar Belanda di Jakarta. "Saya menjadi sopir di sana," kata Jen yang memang memiliki perawakan macho hingga agak seperti lelaki ini.
Kamis, 15 September 2011
FROM DUBLIN POETS WITH LOVE
THE LAST ROSE OF SUMMER
(Thomas Moore/1779-1852)
'Tis the last rose of summer /Sekuntum mawar terakhir musim panas
Left blooming alone; /Tertinggal sendirian untuk meretas
All her lovely companions /Seluruh temannya dengan indah paras
Are faded and gone; /Memudar dan menghilang tak berbekas
No flower of her kindred, /Tidak ada bunga lain dari sejenisnya
No rosebud is nigh, /Tidak ada mawar lain di dekatnya
To reflect back her blushes, /Untuk mencerminkan keanggunannya
To give sigh for sigh. /Untuk membalas desahannya
Selasa, 13 September 2011
UTOPIA LAND AND LEARNED HELPLESSNESS
F**k, S**t, and A** h**e are forbidden words
But that come to my mind when you mention a world
A long standing nation that is called Utopia land
Hail by a narrow minded admirer, rogue bands
They say Utopia is a great country with great destiny
I say Utopia is a place filled with vice destiny
The men on the top filled with a corrupted gangs
And their follower are baboons with their fangs
But that come to my mind when you mention a world
A long standing nation that is called Utopia land
Hail by a narrow minded admirer, rogue bands
They say Utopia is a great country with great destiny
I say Utopia is a place filled with vice destiny
The men on the top filled with a corrupted gangs
And their follower are baboons with their fangs
Langganan:
Postingan (Atom)


